Haiii balik lagi di blog akuu^^
Kali ini aku masih mau membahas tentang transaksi dan jurnal yang berkaitan dengan kas keluar yaitu pembelian tunai. Apa sih pembelian tunai itu? Jadi pembelian tunai adalah proses membeli suatu barang dengan uang tunai (bukan berhutang) alias beli langsung dibayar. Contohnya pembelian perlengkapan secara tunai, pembelian peralatan secara tunai, dan lain-lain.
Oke langsung aja yuk ke contohnya
PT Elsnow membeli perlengkapan kantor secara tunai sebesar Rp 500.000 pada tanggal 2 maret 2020.
Di transaksi ini, karena PT Elsnow membeli perlengkapan, maka aktiva atau aset atau harta bertambah sehingga memunculkan akun perlengkapan di jurnal di sebelah debit. Kemudian, transaksi tersebut merupakan transaksi tunai yang berarti bahwa terjadi pengeluaran uang atau kas (kas keluar) maka memunculkan akun kas di sebelah kredit, kas berkurang sama dengan harta berkurang, maka posisi kas di jurnal yaitu di sebelah kredit.
Jurnalnya :
2 Maret 2020
Perlengkapan kantor Rp 500.000
Kas Rp 500.0000
Nah itu lah contoh dari pembelian tunai. Kalo ada transaksi lain tentang pembelian tunai, jangan bingung-bingung lagi. Cara mencatatnya, pembelian itu kan membeli sesuatu yang menambah harta atau aktiva atau aset, nah segala sesuatu yang menambah harta itu posisi mencatatnya di jurnal yaitu di sebelah debit. Nah kemudian diinget lagi kalo pembelian tunai itu kan hubungannya dengan pengeluaran kas, kas keluar maka harta berkurang, maka pencatatan kas berada di sebelah kredit. Inget, jumlah debit dan kredit harus sama (balance) yaa :)
Makasih udah mau ngunjungin blog aku. Share materi ini jika bermanfaat buat kalian^^ Sukses selalu buat kalian^^ Jangan lupa komennya yaa. Aku menerima kritik dan saran kok :)